Sunday, November 13, 2016

Cake Cokelat Drip Cake

Cake dengan hiasan drip ini masih menjadi salah satu cake favorit di Dapur Pochopa.
Berikut beberapa pesanan yang terdokumentasi, beserta deskripsinya.




Drip cake ini pesanan Santi, setelah melihat pp di WA-ku.
Merangkai permen cokelat di atas cake masih meraba-raba sambil mencari gaya ala aku yang aku suka. Untuk customer, maaf ya.
Cake nya di kirim ke Klender dan alhamdulillah menelurkan orderan drip cake lagi.
Jadi ceritanya gambar cake itu aku pasang di pp WA dan membuat mbak Irma tertarik untuk pesan.
Oh iya, cake yang digunakan cake brownies kukus dengan diameter 20 cm. Diberi olesan ganache dan terakhir di siram dengan ganache untuk efek menetes.
Berhubung di seputaran jl. RTM tidak ada fancy store yang menjual berbagai macam permen yang menarik, jadi aku beli permen-permennya di Margonda.
Tetesan ganache-nya mengkilap ya ?
Hehehe, itu aku pakai ganache 2:1 dengan dairy whip cream.




Drip cake selanjutnya di pesan untuk suami. Requestnya hanya permen cokelatnya gak mau yg ada kacangnya. Baiklah. Jadinya permen cokelatnya bebas dari kacang-kacangan.



Kemudian berikutnya drip cake ini pesanan mbak Irma untuk hadiah. Hadiah untuk ibu doktor yang mendapatkan gelarnya sebelum usianya 30 tahun. Masya Allah. Super duper keren ibu. Alhamdulillah. Drip cake ini mengalami sedikit masalah karena ternyata biskuitnya ada yg cokelatnya sedikit meleleh.



Tidak lama kemudian mbak Irma pesan lagi drip cake tetapi dengan hiasan Sofia the First yang warna-warni. Requestnya, cake nya pakai brownies kukus. Wah alhamdulillah pas banget, karena drip cake Dapur Pochopa menggunakan brownies kukus sebagai cake dasarnya. Di cake ini untuk pertama kalinya aku menggunakan ganache dari cokelat warna pink dan sukses mendapatkan ilmu baru tentang ganache warna.

Saturday, November 05, 2016

Drip Cake

Saat ini di dunia maya yang aku kenal sedang banyak cake dengan dihias ala drip, atau ada yg menetes dari samping atas cake. Terutama di Instagram. Begitu melihat cake dengan model seperti itu aku langsung tertarik untk mencobanya.

Percobaan pertama adalah cake pesanan mbak Eny, tetanggaku. Saat itu putrinya baru saja lulus kuliah dan waktunya berdekatan dengan ulang tahunnya. Dan hasil uji coba drip cake itu seperti di bawah ini.



Cake-nya aku buat dengan sponge cake favorit diameter 20, kemudian aku poles dengan ganache andalanku dan selanjutnya aku siram dengan ganache siram. terakhir aku hias dengan permen cokelat yang berhasil aku beli diAlfamart dan Indomaret. Karena aku merasa jumlah permen masih kurang, jadi aku lelehkan cokelat dark dan aku cetak dengan cetakan cokelat bentuk sendok.

Aku masih belum puas dengan hasilnya. Menurutku lelehan/drip-nya curant malus, kelihatan masih berantakan.

Alhamdulillah ada kesempatan kedua. Masih dari mbak Eny juga. Kali ini untuk putrinya (yg lainnya) dan aku kasih saran untuk membuat cake dengan model drip cake. Maka jadilah drip cake kedua yang aku buat. Oh iya, sebetulnya di atas cake itu masih ada figurin wisudawan dengan menggunakan toga, tapi karena baru dipasang sesaat sebelum dikirim (dan cake dikirim pagi setelah sholat idul adha), jadi aku gak sempat memotretnya lagi.




Drip cokelat cake yang kedua menurutku sudah jauh lebih baik daripada yang pertama. Tapi susunan permen cokelat di atas cake masih kurang cantik dan kurang natural.
Kali ini aku menggunakan cake jenis brownies kukus, diameter 20 cm dan masih dengan ganache andalanku. Setelah jadi, apsang dong di instagram-ku dan alhamdulillah gak lama kemudian ada pesanan cokelat drip cake ini :)

Monday, October 03, 2016

Cake for Company



Tahun ini QBE Pool pesan cake lagi ke Dapur Pochopa. Masih dengan ukuran yang jumbo 50x50.
Hiasannya menggunakan edible image full dari ujung cake sat ke ujung cake yang lainnya dan total menghabiskan 6 lembar edible image. Pesanan QBE Pool yang lainnnya bias dilihat di sini dan di sini.

Cake nya menggunakan cake cokelat andalan dan dilapis dengan ganache cokelat andalan juga. Kemudian di cover dengan buttercream.

Cake mungil di sampingnya adalah sebagai pembanding, cake berukuran 20x20 yang di letakkan di dalam dus ukuran 30x30. Cake ukuran 20x20 jadi kelihatan mungil ya kalau disandingkan seperti itu :)

Cake cokelat di sampingnya juga menggunakan cake cokelat dan ganache cokelat andalan.

Cake ukuran besar itu harus dikirim ke jl. Sudirman Jakarta. Kalau dari Depok ya lumayan jauh juga. Dua tahun yg lalu aku pernah kirim sendiri dan nyaris terlambat sampai di kantornya di jl. Sudirman. Belajar dari penglaman itu akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan Grab Car. Awalnya sih coba pakai Go Car tetapi harganya lebih mahal ketimbang Grab Car. jadi akhirnya aku pilih Grab Car untuk mengantar ke jl. Sudirman.

Berhubung dua tahun yang lalu hampir terlambat, jadi aku berangkat jam 07.30 dari rumah. Seperti sudah dapat di prediksi, jalanan menuju Jakarta memang padat tapi alhamdulillah relatif lancar. Jadi jam 9 pagi aku sudah sampai di depan gedung, sampai PIC cake-nya kaget mendengar jam 9 aku sudah sampai di gedung.

Meskipun dari jauh di foto itu nampak mulus, sebetulnya sambungan antara edible masih terlihat jelas kalau dilihat dari dekat :(

Semoga lain kali bisa lebih baik lagi. Dan harus lebih baik lagi.

Sunday, October 02, 2016

Adam Kodok Hantaran Ayam Kampung

Di bawah ini ada beberapa foto contoh ayam kodok untuk hantaran maupun untuk angsul-angsul. Konon katanya kalau hantaran itu dibawa oleh pihak laki-laki sedangkan kalau angsul-angsul adalah balasan dari pihak perempuan. 



Misalnya contoh di atas, adalah paket ayam kodok hantaran. Di pesan oleh tetangga dan untuk tetangga hehehe. Aku bilangnya pek-nggo atau nge-pek tonggo, atau dapat tetangga. Yap, yg pesan masih tetangga sekomplek untuk tetangga sekomplek juga. Enaknya model begini adalah, deket ke acaranya dan gak pakai macet :)

Karena paket hantaran tau angsul-angsul biasanya gak langsung dimakan, jadi untuk kentangnya aku ganti dengan mashed potato keju.


Kalau gambar kedua ini adalah pesanan ayam kodok hantaran dengan wadah yang diktrim dari pemesan. Supaya seragam dengan hantaran yang lainnya. Oke , tenang saja, bisa diatur kok. Jadi bisa saja dengan cara begitu, nanti tinggal di potong dengan harga kemasan hantarannya. Isinya mah sama saja ya, ada ayam kodok, ada sayuran, ada stoples kava cantik untuk tempat saus ayam kodoknya.





Di 3 gambar terakhir ini adalah rangkaian gambar ayam kodok yang dibuat dari ayam kampung. Sebetulnya ya hanya 1 ayam kodok ayam kampung tetapi pingin ngasih tahu transformasi ayam kampung ini :)

Sebetulnya beberapa bulan sebelumnya bu Rini ini memesan juga ayam kodok dengan ayam kampung untuk angsul-angsul. Saat itu adalah pertama kalinya aku buat ayam kodok ayam kampung jadi gak pengalaman. Dapat ayam yg ukuran nomer 2 (ukuran nomer 1 yang paling besar sudah habis) dan jadinya ayam kodoknya mini banget dan aku gak puas dengan hasilnya.

Saat bu Rini pesan lagi, aku sudah punya teman seorang peternak ayam kampung yg insya Allah amanah (salah satu penyebab aku agak segan beli ayam potong di pasar adalah, aku ragu-ragu dengan pemotongan mereka). Jadi pesan lah aku 3 ekor ayam kampung dengan ukuran jumbo. Ukuran jumbo di sini adalah berat bersihnya minimal 1 kg. Dan memang betul, saat itu 3 ekor ayam kampung yg diktrim ke rumah beratnya 1,03 kg, 1,07 kg, dan 1,1 kg. Dan dari 3 ayam kampung itu semuanya berhasil aku ambil kulitnya dengan baik (alhamdulillah) tapi daging filletnya hanya bisa untuk 1 ekor ayam kodok såja saudara-saudara :(

Jadinya dari fillet daging 3 ekor ayam kampung itu aku masukkan semuanya ke dalam kulit ayam kampung terbesar (1,1 kg) ditambah dengan 4 butir telur ayam, maka jadilah ayam kodok ayam kampung yang....bohayyy abisss...

Saat mentah penampakan ayamnya mirip dengan ayam kodok dengan ayam negeri, tapi pas 1 jam pertama di oven aku kaget banget dengan trasnformasinya. Ayam kampungnya nungging dengan sukses. Alhamdulillah kulit ayam kampung relatif liat jadi gak khawatir kulitnya akan pecah.

Jadi, begitulah ceritanya bagaimana ayam kodok ayam kampung ini terhidang sebagai salas satu buah tangan untuk angsul-angsul.

Berminat juga ? Bolehlah WA ke 0818-222-771 (Rina).
Ditunggu orderannya ya.

Cake Hantaran

Di bawah ini ada 2 contoh cake yang di pesan yang akan dibawa pengantin laki-laki ke rumah penanten perempuan saat akad nikah.

Dan keduanya ini dipesan tetanggaku tercinta <3 p="">



Pertama adalah cake cokelat yang dilapis dengan ganache kemudian di tutup dengan ganache juga. Until bagian atas divisa dengan campuran buttercream dengan ganache dan serutan cokelat. Bentuknya yang hati sudah menandakan dong kalau cake-nya bukan cake sembarang cake :)




Cake yang kedua adalah opera cake.

Opera cake ala Dapur Pochopa dibuat dari joconde, cake tipis yg mengandung almond yang banyak, sehingga saat menggigit ada sensasi kriuk-kriuk makan almond cincang.

Selain itu ada juga buttercream kopi yang dibuat dari unsalted butter tau mentega tawar. Rasanya meleleh di dalam rongga mulut, karena mentega atau butter memang sangat mudah mencair di suhu ruang.  Kemudian setelah itu ada juga ganache. Ganache cokelatnya dibuat dari whippcream dan cokelat.

Sebetulnya kalau mau buat sendiri sih silahkan, backan resepnya sudah aku tulis di blog dapurku. Klik di sini. Akan tetapi namanya lagi repot, mungkin ga ada wake untuk membuat sender akhirnya ya pesan ke Dapur Pochopa.

Jadi, mau merasakan opera cake ala Dapur Pochopa ?

Bisa WA ske 0818-222-771 (Rina)

Saturday, September 03, 2016

Cake Wisuda

Pesanan tetangga.

Cake bentuk textbook dibuat dari brownies kukus ukuran 24x24 yang di potons dan dibentuk seperti ukuran buku pada umumnya, dan dilapisi dengan ganache cokelat, kemudian diberi buttercream dan dihias dengan fondant.



Cupcake Set Barca

Spesial untuk fans-nya Barca :)


Doraemon

Terbuat dari 3 lapis cake cokelat, dilapis dengan buttercream.


Cake Angka 5

Ada 2 cake berbentuk angka 5 yang dibuat bulan Agustus lalu.

Karakternya sangat berbeda. Satu cake sangat girlie banget dan satu lagi sangat macho.
Bahannya juga berbeda. Satu cake full buttercream dan sat lagi full fondant.



Update Gambar Pesanan Ayam Kodok

Berikut beberapa pesanan ayam kodok yang di produksi di Dapur Pochopa.






Monday, August 01, 2016

Adam Kodok





Adam kodok untuk acara halal bihalal.


Ayam kodok pertama untuk customer baru.
Semoga sesuai dengan selera.


Pertama kali pesan ayam kodok untuk hantaran, jadi gak bisa ikut icip-icip, jadi pesan lagi deh.
Alhamdulillah sesuai dengan selera, jadinya setelah itu jadi sering pesan lagi untuk kerabat.